Tips Menjalani Ibadah Puasa Ramadan Pada Masa Pandemi

Tips Menjalani Ibadah Puasa Ramadan Pada Masa Pandemi

Salah satu cara terbaik untuk melewati puasa adalah dengan mengalihkan perhatian dan pikiranmu dari rasa lapar, karena sensasi tersebut bisa menjadi sangat mengganggu. Anda bisa mengalihkan perhatianmu dengan melakukan kegiatan ringan selain bekerja. Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba menghabiskan waktu bersama temanmu yang juga sedang berpuasa. Hal tersebut dapat meningkatkan motivasimu dalam melakukan puasa dan membuatmu tidak merasa sendirian.

Situasi yang sering timbul saat berpuasa merupakan munculnya rasa kantuk berlebih dibandingkan umumnya. Maka, bagi pengemudi mobil upayakan biar tidak menyetel suhu AC terlalu dingin karena udara dingin jejarikami dapat menambah aigara kantuk. Hal yang lain yang tak bertekuk lutut penting untuk memangkas kantuk saat berkendara adalah dengan memperhatikan pola dan varian makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Yuk, mulai kenalkan serunya menjalani ibadah puasa pada si sedikit lewat buku Serunya aktivitas puasaku. Selain itu, berjalan pada malam hari juga dapat membantu menjernihkan pikiran yang terkuras untuk bekerja seharian. Tapi ingat, berikan jeda waktu one sampai 2 jam setelah makan malam untuk melakukan aktivitas ini ya. Cobalah untuk tidur bertambah awal karena dirimu juga harus bangun lebih awal ketika menjalani puasa.

Jadi, anda mendapat dengan mudah memantau jadwal puasa dans le cas où kecil melalui buku ini. Bagi orangtua, bulan ramadhan sanggup menjadi kesempatan untuk orangtua untuk mengajarkan ibadah puasa dalam si kecil.

Namun, jika kamu masih merasa ragu bahwa pemberian vaksin dapat membatalkan puasa, kamu bisa melakukannya saat malam hari, setelah berbuka puasa, atau usai menjalankan salat tarawih. Coba diskusikan mengenai jadwal vaksinasi dengan fasilitas kesehatan penyedia vaksin, ya. Saat berpuasa, kamu dilarang makan dan minum mulai dari subuh hingga magrib. Agar tidak kekurangan energi serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, kamu patut mengonsumsi makanan bergizi saat sahur maupun berbuka. Hal terkait dapat memotivasi dirinya agar lebih bersemangat menjalani ibadah puasa.

Jika memiliki smartphone, kamu bahkan tetap bisa bertatap muka melalui video call. Dengan memanfaatkan telepon, gadget, dan koneksi internet, kamu tetap bisa bersilaturahmi dengan keluarga tanpa membuat mereka maupun dirimu sendiri berisiko terpapar virus Corona. Beberapa kondisi medis tertentu yang membutuhkan pengobatan, misalnya konsumsi obat antikejang, harus tetap dilakukan untuk mencegah masalah tersebut muncul. Begitu pula dengan obat-obatan antibiotik yang biasanya harus diminum setelah makan. Gula memang bisa memberikan energi untuk Anda, akan tetapi energi yang dikasih hanya bersifat sementara. Selama bulan Ramadhan, penganut agama Islamic akan berpuasa pada hari sampai Idu

Anda lebih disuruh mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi, seperti nasi, kentang, atau teigwaren, untuk mengatasi lemas saat puasa. Sangat pula dengan makanan berprotein tinggi, seperti daging dan kacang-kacangan. Bagi Anda yg berpuasa di griya, jangan jadikan puasa sebagai alasan buat rebahan.

tips menjalani puasa

Meski demikian, berpuasa tentu tak menyurutkan diri bagi tetap produktif. Selain melatih diri bagi menjadi individu dalam lebih baik, di dalam momen Ramadhan indonesia bisa digunakan bagi mengadopsi pola makan serta disiplin kita untuk menjaga tubuh tetap bugar. Jika masih memiliki pertanyaan terkait penyakit COVID-19, kamu bisa discussion langsung dengan dokter melalui aplikasi ALODOKTER. Di aplikasi indonesia, kamu juga sanggup membuat janji konsultasi dengan dokter di dalam rumah sakit.

Jika memungkinkan, Kamu juga bisa melakukan tidur siang, dikarenakan kekurangan asupan makanan dapat membuat fokusmu berkurang. Tidur siang dapat membantumu meningkatkan suasana hati serta memperkuat fokus. Pra pengungsi gempa Malang masih berada pada posko karena rumahnya rusak akibat gempa. Mereka sahur oleh makanan bantuan PMI serta masak sendiri secara kolektif. Pastikan untuk minum patut air dan makan buah untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Konsumsi makanan yang akan membuat tubuh tetap berenergi sepanjang hari.

Mengingatkan tahap kedua vaksinasi sudah berjalan, tahap ketiga vaksinasi buat masyarakat umum kemungkinan akan segera dimulai dan mungkin aja pada bulan Ramadan. Bulan puasa pun merupakan momen yg tak lepas untuk kegiatan silaturahmi. Tetapi, demi memutus rantai penularan COVID-19, anda dianjurkan untuk masih menerapkan physical isolating. Kalau kamu mau, berjalan santai di sekitar perumahan juga boleh, kok. Tapi kamu harus ingat, tetap terapkan physical distancing alias menjaga jarak dengan orang lain paling tidak 1–2 meter.

Comments are closed.